Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Read the rest of this entry »
Ini salah satu bahasan yang sangat menarik bagi aku. Berkali-kali bertemu dengan “Ulil Abshar Abdala cs” bukan hanya satu-dua kali tetep kekeuh dengan tema “obrolan” ini, meski belum pernah bertemu dengan beliau langsung. Hehehe… tapi damai ya temen-temenku yang ceesnya beliau. Kan kita udah transparan, kamu dengan jalanmu, aku dengan jalanku (kalo mungkin di anta
ra kalian ada yang baca ini, maaf, sengaja ga tak tag, ini tulisan untuk orang-orang di lingkaranku kok, bukan di lingkaran kalian. ;)).
Memang obrolan ini milik semua kalangan,ga cuma Musdah Mulia yg asyik ngobrolin ini. Read the rest of this entry »
Kita hidup didunia ini ga sendirian. Banyak banget orang-orang di sekitar kita yang luput dari perhatian kita. aku mencoba membuka mata, belajar dari mereka. Subhanallah, banyak pelajaran penting yang aku dapat. Kali ini aku hanya sekedar berbagi.

Daya juang ibu tukang bubur sumsum yang tiap sore menjajakan dagangannya di depan kosku. Demi membiayai hidup bersama anak-anaknya. Melangkah belasan kilo dengan beban bakul dipunggungnya.
Keikhlasan ibu tukang pecel atas ujian Allah, keteguhan hatinya membesarkan anaknya tanpa sang suami, dan kesetiaannya tetap mencintai suami meski tak seperti yang diharapkannya.
Read the rest of this entry »
“Tiada kehinaan bagi yang memulai kebaikan. Laki-laki maupun perempuan punya hak yang sama dalam hal melamar.”

Selama ini dipopulerkan teori bahwa laki-lakilah yang berada dalam posisi aktif dalam hal melamar, sementara perempuan dalam posisi pasif atau menunggu lamaran. Tapi kenyataannya tidak bisa dipukul rata, karena banyak juga laki-laki yang pemalu berat. Hatinya perlu diketuk agar sadar bahwa sesungguhnya ada yang sedang mendamba cintanya.
Pada kondisi tertentu sejumlah pria sibuk dengan agenda karier, jihad, dakwah, pendidikan, dan lainnya. Ambilah contoh pria yang larut menuntut ilmu hingga sampai ke puncak teringgi dunia akademis. Sayang seribu kali sayang, dia lupa mengurus masa depan cinta. Pria yang begini neh akrab dengan sebutan PKI ( Perjaka Korban Ilmu) ~hehe.. jangan padhe marah yaa ikhwani~
Read the rest of this entry »