October 2nd, 2009Pelajaran Penting dari orang “Tidak penting”
Kita hidup didunia ini ga sendirian. Banyak banget orang-orang di sekitar kita yang luput dari perhatian kita. aku mencoba membuka mata, belajar dari mereka. Subhanallah, banyak pelajaran penting yang aku dapat. Kali ini aku hanya sekedar berbagi.

Daya juang ibu tukang bubur sumsum yang tiap sore menjajakan dagangannya di depan kosku. Demi membiayai hidup bersama anak-anaknya. Melangkah belasan kilo dengan beban bakul dipunggungnya.
Keikhlasan ibu tukang pecel atas ujian Allah, keteguhan hatinya membesarkan anaknya tanpa sang suami, dan kesetiaannya tetap mencintai suami meski tak seperti yang diharapkannya.
Kepercayaan diri bapak penjual helm yang tubuhnya tak sempurna lagi, bahkan tampak mengerikan.
Ketulusan bapak tukang parkir di depan kampus mengembalikan dompetku, padahal kalau mau dia bisa dengan mudah mengambil semuanya, atau paling tidak “memerasku”.
Ketidakputusasaan abang becak mengayuh alat penghasil uangnya ditengah hiruk pikuk kendaraan modern.
Senyuman manis para petugas SPBU, yang rela bekerja tanpa masker diantara bau BBM yang menyengat.
Keperkasaan ibu tua pengendara motor tua . secara tak langsung beliau mengajariku untuk jadi perkasa, seperkasa beliau.
Keteguhan hati ibu pemulung, mengais sampah dengan wajah selalu berbalut senyum. Subhanallah, betapa kuatnya.
Tawa ceria anak-anak di perkampungan kumuh pelabuhan Tanjung Mas. Yang memegang teguh tekad mereka di usia dini. Semangat menyala mereka membakar semangatku yang sering meredup.
Perhatian nenek tua dan anak-anak di masjid untuk berbagi ditengah keterbatasan pada orang “asing”.
Langkah kecil kaki-kaki mungil adik-adik TPQ yang tak pernah surut walau sering kami kecewakan atas ketidakhadiran kami. Dan begitu tulus penyambutan mereka jika salah satu dari kami hadir.
Dan masih banyak lagi.
Subhanallah.. betapa selama ini aku hanya melihat mereka semua dengan sebelah mata. Betapa sombong diri ini. Maafkan aku ya Allah…

Terimakasih atas semua pelajaran penting ini.
Aku janji, aku akan lebih peka lagi. Satu senyum sangat berharga untuk saudara kita.
